11 Trik yang Harus Anda Ketahui Dalam Bisnis Katering

Usaha di bidang kuliner, saat ini memang sangat menggiurkan. Namun, tentu memerlukan beraneka macam faktor pendukung supaya bisnis bisa berkembang terus maju dan tidak kalah saing dengan kompetitor sejenis.

Salah satu usaha masakan yang bisa kamu jalankan ialah katering. Bisnis katering ini cenderung lebih aman daripada membuka warung makan yang belum tentu rame. Selain itu, makanan yang disiapkan oleh katering adalah yang sesuai dengan pesanan. Jadi, bisa diprediksi tidak akan rugi diakibatkan makanan tersisa sebab memang makanan yang dimasak sesudah ada pemesan.

Untuk seorang yang baru memulai terjun di dunia usaha masakan khususnya katering, kamu seharusnya mengetahui terlebih dulu apa saja yang perlu disiapkan. Jangan lantas membangun bisnis tanpa tahu langkah ke depannya akan seperti apa.

1. Meningkatkan Wawasan dan Pengetahuan

Sebelum memulai membuka usaha katering, hal utama yang harus kamu lakukan yakni mencari tahu tentang seluk beluk usaha katering. Seperti yang sedang kamu lakukan saat ini dengan melihat tulisan ini.

Mencari informasi ini penting, jangan sampai kamu sudah mulai melakukan usaha katering, tapi tidak mengetahui bagaimana mengembangkannya. Akan sangat repot dan hasilnya kurang maksimal apabila langsung jalan dan kamu baru belajar setelahnya. Karena, bisnis kuliner itu tentu beda dengan bisnis di bidang fashion atau yang lain.

2. Siap-siap Modal

Setelah mempunyai ilmu mengenai katering, langkah selanjutnya yakni menyiapkan modal. Modal ini dipakai untuk apa? Tentu saja untuk penyediaan alat. Misalkan saja kamu memerlukan peralatan memasak untuk 100 porsi, mungkin bila orderannya masih sebesar itu, kelengkapan yang ada di dapur masih mampu untuk melayaninya. Tapi, dikala orderan kian banyak, butuh lebih banyak perlengkapan supaya waktu yang dipakai untuk memasak lebih efisien.

Selain kelengkapan masak, kamu juga membutuhkan dapur untuk memasak. Dapur rumah masih bisa digunakan, namun perlu penataan ulang supaya saat mengerjakan pesanan lebih mudah. Kamu juga akan memerlukan rak khusus untuk tempat peralatan, bumbu-bumbu, dan peralatan lainnya.

Untuk pemula, lazimnya akan memerlukan tarif yang tak terlalu besar untuk belanja bahan makanan dikala ada orderan. Estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar 500 ribu sampai 2 juta rupiah. Tentu semua itu tergantung dari orderan yang sedang kamu kerjakan.

3. Jaga Kualitas Makanan

Menjaga mutu makanan itu benar-benar penting, apalagi untuk usaha katering. Karena, konsumen umumnya coba-coba dulu menggunakan jasa katering yang belum pernah dia pakai. Nah, ketika mutu dan rasa dari makanan yang kamu masak baik, tentu hal ini dapat menjaga pelanggan supaya nantinya pesan lagi ke katering yang kamu miliki.

Selain itu, pengunjung sebuah acara pasti akan bertanya pada yang tuan rumah saat rasa dan kwalitas makanannya baik. Hal ini juga dapat menjadi promosi gratis yang bisa kamu lakukan.

Tapi, yang lebih penting lagi, makanan ini ialah barang yang mudah sekali basi. Jika kualitasnya tak kita jaga, tentu dapat memberi pengaruh usia makanan tersebut.

Dan, saat makanan yang kita hidangkan telah tidak cocok, bisa – bisa mengakibatkan keracunan.

4. Selalu Buat Kreatifitas Baru

Setiap bisnis tentu memerlukan sebuah inovasi agar bisa bersaing dengan kompetitor. Begitu juga dengan bisnis katering, kamu semestinya bisa membuat sesuatu yang baru agar tak tertinggal dan tetap dapat menarik pelanggan.

Inovasi dalam bisnis katering ini ada banyak yang bisa kamu lakukan, misalkan memperbanyak menu yang ada, membikin paket dengan harga yang relatif murah atau berkompetisi dengan kompetitor atau inovasi lain yang mungkin bisa mendongkrak penjualan kamu.

5. Manajemen Waktu Terkait Penyajian

Penyedia jasa tentu sangat terikat oleh waktu, saat ada pesanan yang harus siap jam 10 pagi, tentu kita sudah mengantarkannya lebih awal. Kalau ada pesanan untuk acara prasmanan, tentu kita semestinya lebih awal lagi untuk menyiapkan segalanya.

Nah, ketepatan waktu penyajian ini menjadi amat penting karena konsumen tentu tak ingin kalau acaranya jadi batal cuma karena makanan yang belum siap. Oleh sebab
itu, kamu harus bisa memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk mengolah, mengantarkan, serta menata makanan sampai dapat dinikmati oleh konsumen.

6. Sedikit banyak Mempelajari Teknik Marketing, Termasuk Dunia Internet

Di zaman yang serba komputerisasi seperti saat ini, pemanfaatan teknologi informasi pasti akan menjadi hal yang wajib. Sebagian orang akan mencari sesuatu yang dia butuhkan secara online, termasuk ketika akan mencari katering untuk acara yang akan diselenggarakan.

Tidak perlu hal yang susah dikerjakan, kamu bisa mulai dari membuat sebuah fanspage pada Facebook, atau mungkin membikin sebuah akun Instagram. Nah, ketika mulai dapat memanfaatkan media sosial, langkah selanjutnya ialah membuat sebuah web. Website diperlukan supaya bisnis yang kamu jalankan nampak lebih profesional dan membuat orang lebih percaya.

Akan tetapi, jangan tinggalkan juga marketing secara offline ya, hal ini tentu tak akan pernah bisa tergantikan.

7. Sesekali Coba Eksperimen

Seperti halnya berinovasi, bereksperimen ini juga perlu sesekali dijalankan. Kamu bisa bereksperimen perihal menu yang akan diwujudkan, paket yang kelihatannya akan menarik konsumen, atau mungkin sistem penyajian dari makanan. Semua bisa kamu coba dan kreasikan hingga diketemukan mana yang hasilnya memuaskan.

8. Belajar Menetapkan Tarif yang Wajar

Salah satu alasan pembeli memilih sebuah jasa katering adalah harganya yang layak. Jangan pernah menetapkan harga yang terlalu tinggi padahal kamu baru mengawali usaha katering. Tetapkan harga yang sesuai dengan pasar, atau apabila bisa sedikit bersaing sehingga konsumen akan memilih katering milik kamu.

9. Jangan Bermental Lemah

Selain mengurusi permasalahan teknik perkateringan, mental yang kamu punya juga harus kuat. Karena, bisa jadi kamu mendapatkan konsumen yang kurang sabar dan banyak komplain. Apabila mentalmu lemah
, bisa jadi baru mendapat satu kali orderan saja sudah berkeinginan berhenti.

10. Kendala Umum yang Sering kali Dihadapi

Ada banyak kendala yang sering menjadi masalah dikala kita membuka usaha katering, seperti banyak pesaing usaha katering, kuliner yang tak pantas dengan selera pelanggan, izin usaha yang belum dimiliki, pengelolaan pesanan yang biasanyakerap kali mendapat komplain.

11. Belajar dari Orang Lain yang sudah membuka bisnis kuliner

Setelah sukses menjalankan bisnis katering, kamu juga perlu untuk menimba ilmu dari pengusaha yang sudah lebih dahulu terjun dalam dunia katering. Ada banyak orang yang dengan suka rela berbagi ilmu tanpa ditutup-tutupi.

Tapi ingat, kamu wajib tahu dengan siapa berbicara. Sebelum belajar serta menggali cerita dan wawasan, usahakan kamu telah mengakrabkan diri terlebih dahulu.

Jangan tiba-tiba seketika minta untuk diajari, padahal kita belum meperkenalkan diri terlebih dulu.

Nah, itu tadi sebagian hal yang seharusnya kamu persiapkan dikala mengawali membuka usaha katering. Selalu utamakan kenyamanan pelanggan agar kamu menerima konsumen yang setia dan nantinya dia akan memesan kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *