9+ Indikasi Ketika Bayi Anda Dalam Proses Tumbuh Gigi Susu

Senyuman bocah memang semakin gregetan apalagi dimomen usai keluarnya gigi. Semua anak terdapat waktu munculnya gigi berlainan namun masanya tidak bisa dipastikan. Umumnya anak kecil tumbuh gigi perdana di usia sekitar empat bulan ke 1 tahun. Namun terkadang terdapat yang kurang amaupun lebih.

Sekalipun ada perbedaan waktu keluarnya gigi pada bayi namun gejala yang dialami pada semua anak kecil hampir sama. Di waktu tersebut merupakan suatu waktu ketidaknyamanan dan rasa nyilu pada gusi si bayi. Sehingga bocah bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tak mesti resah, sebab itu merupakan tanda-tanda bayi keluarnya gigi. Dengan begitu perlu diketahui bagaimana ketika tanda-tanda anak kecil tumbuh gigi tersebut sehingga seorang mama bisa memaklumi hal tersebut.

Rasa Nyilu pada Gusi

Dari rasa nyeri pada saraf lunak pada gusi karena dari peradangan. Kebanyakan pertumbuhan gigi baru akan terasa sakit, begitu juga pada saat timbulnya gigi geraham yang nampak seperti yang paling menyakitkan. Ibu tidak perlu resah, karena bersamaan dengan keluarnya gigi si bayi yang terus berkembang, lambat-laun si bayi bakal menganggap terbiasa dengan tumbuhnya gigi dan perasaan tak nyaman di hari nanti.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada munculnya gigi mampu memicu pengeluaran air liur di mulut bayi. Sehingga tidak heran kalau Ibu terkadang melihat mulut anak kecil kerap mangap dan air liur keluar dari mulutnya.

Sering Menggigit

Desakan terhadap munculnya gigi yang akan timbul dari gusi menjadikan rasa nyilu terhadap gusi anak kecil. Hal tersebut bakal menyebabkan ketidaknyamanan pada keadaan bocah tersebut. Tak hanya itu saja, rasa risih dan geram terhadap gusi bocah membuat bayi ingin mencurahkan dengan menggigit sesuatu yang dipegang bahkan sampai menggigit pentil ibu diwaktu lagi menyusu.

Batuk-Batuk

netesnya air liur yang banyak karena munculnya gigi memicu bocah mudah tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi sebab berlebihannya air liur yang memenuhi mulut. Walaupun kalau tak ada munculnya gejala flu, pilek, maupun alergi tentunya gejala yang satu ini tak terlalu rumit. Namun jika memang merasakan batuk-batuk terus bisa jadi bocah mengalami sakit lantarannya virus dan lain-lainnya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Tak sekedar ngences dan batuk-batuk, pengeluaran air liur yang sangat berlebihan selama waktu timbulnya gigi juga mengakibatkan timbulnya ruam kulit yang meranggas di sekeliling area mulut, dagu, sering kali di leher. Pemicunya yaitu bersinggungan langsung dengan air liur tersebut. Oleh sebab itu, Ibu hendaknya selalu mengusap air liur bayi dengan sapu tangan yang lembut untuk mengurangi keluarnya ruam. Walaupun, apabila ruam pernah terbentuk, balurkan krim maupun lotion pada bocah dengan lembut dan aman terhadap si bocah.

Tidak Nafsu Makan

Pada rasa nyilu pada gusi ketika munculnya gigi tak sekedar menjadikan bocah merasa tak tenang, namun juga dapat menghilangkan nafsu makan. Apalagi sedang menyusu saja malah menjadikan gusi nyilu. Oleh karena itu, jangan heran jika bayi menolak dikasih makanan kenyal atau susu ketika giginya akan tumbuh.

Sering Rewel

Gusi bayi yang mengalami nyeri bakal menjadikan si kecil menjadi rewel. Hal tersebut sangatlah wajar karena rasa ketidaknyamanan yang dirasakan si anak sesungguhnya bukan sekedar diakibatkan oleh nyeri gusi, justru juga dipengaruhi oleh terjadinya sel-sel di gusi yang hancur dan robek agar gigi mampu timbul keluar. Tak heran apabila menjadikan si bayi rewel malah hingga mempengaruhi kesehatan.

Terjadinya Demam

Biasanya sering kali terjadi infeksi terhadap badan bakal menimbulkan demam, seperti juga dengan infeksi yang terjadi pada gusi karena keluarnya gigi. Namun demam yang terjadi biasanya cuma demam rendah saja, sehingga mampu diobati dengan mudah di rumah.

Hematoma Gusi

tanda-tanda munculnya gigi pada bocah yang sudah jelas adalah hematoma atau terjadinya pendarahan di bawah gusi. Dibuktikan dengan kepalan kemerahan terhadap bawah gusi misalnya gusi bengkak. Walaupun Ibu tidak usah sedih, karena tanda-tanda ini bakal membaik dengan sendirinya waktu gigi telah tumbuh. Selama mewngobati sakit, Ibu juga dapat memberi perlindungan menggunakan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Adanya rasa nyilu membuat anak kecil merasa tidak enak sehingga anak susah tidur dengan tenang. Biasanya, Ibu menenangkannya dengan cara menyusui. Namun ada kalanya menyusui malah bakal membuatnya semakin sakit efek sentuhan antara puting Ibu dengan gusi anak kecil. Untuk memberinya kenyamanan, Ibu mampu membuat bayi adem dengan cara menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *